“ BERBAHAGIALAH kamu, jika karena Anak Manusia orang membenci kamu, dan jika mereka mengucilkan kamu, dan mencela kamu serta menolak namamu sebagai sesuatu yang jahat. Bersukacitalah pada waktu itu dan bergembiralah, sebab sesungguhnya, upahmu besar di sorga; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan para nabi “ ( Luk 6:22-23)
Tidak ada seorang pun yang sungguh-sungguh mengenal kita
Kita renungkan ini sebentar. Hampir setiap orang dalam hidupnya sibuk dengan dirinya sendiri. Karena itu, kita lebih banyak mengetahui tentang diri sendiri daripada orang lain yang akan kita jumpai. Kita jangan melupakan ini. Yang sungguh menentukan dalam hidup kita bukan kata orang tentang kita. Yang penting itu apa yang kita yakini tentang diri kita.
Yesus difitnah. DIA dituduh palsu. Mereka mengatakan bahwa DIA dikuasasi oleh setan. Banyak sekali tuduhan yang dilemparkan seperti batu kepada Yesus setiap hari dalam hidup-NYA, tetapi DIA tidak pernah terpengaruh oleh itu.
Yesus mengetahui sungguh-sungguh tentang diri-NYA.
DIA yakin akan diri-NYA.
DIA yakin akan hasil karya-NYA.
DIA mengetahui bahwa mereka yang menuduh DIA itu bodoh, tidak terpelajar dan sombong. DIA tahu bahwa mereka takut pada-NYA.
Orang selalu menolak sesuatu yang tidak mereka mengerti. Pikiran selalu akan membenci apa yang tidak dapat ditangkap. Perang pecah karena ketidaktahuan dan ketakutan.
Sepanjang sejarah umat manusia, para pahlawan selalu dijelekkan dan dilecehkan namanya. Tuduhan dan fitnah dilontarkan terhadap para pemimpin politik dan menteri. Itulah hidup.
Daniel difitnah seakan-akan dia memperkosa isteri majikannya. Paulus dituduh menghasut rakyat melalui kebencian dan perpecahan di antara umat beragama.
Yesus tidak pernah meminta-minta agar mereka percaya kepada-NYA.
DIA mengetahui bahwa kepribadian yang utuh tidak dapat dibuktikan, namun dapat dikenali dan dirasakan.
DIA tidak menyia-nyiakan waktu dengan mengkritik.
DIA memusatkan perhatian-NYA kepada tujuan-Nya.
DIA selalu diteropong oleh orang .
Mereka menuduh Yesus dikuasai setan ! DIA tidak ambil pusing. DIA tetap mengusir setan ( Mat 12:24 ).
Yesus tidak pernah berusaha supaya “ kelihatan baik “. DIA sungguh-sungguh baik.
DIA tidak berbuat supaya tampak jujur. DIA sungguh-sungguh jujur.
DIA tidak berjuang untuk memiliki nama baik. DIA adalah orang yang mempunyai kepribadian.
Setiap orang yang sukses ingin dicintai dan dikagumi, tetapi musuh dan pengkritik selalu ingin agar nama baik kita tercemar dan cacat. Kita harus mengatasi situasi seperti itu. Jangan sampai kita terpengaruh oleh pembicaraan orang lain tentang kita, sehingga kita mengubah pendirian kita. Pendirian kita jangan sampai terpengaruh.
Yesus tidak pernah berbuat demikian.
DOA
Aku memohon ya Tuhan, Agar aku jangan menghabiskan waktu Untuk mempertimbangkan apa yang dikatakan orang lain tentang diriku. Aku bersyukur kepada MU atas kekuatan dan kesetiaanku Sehingga aku tidak jatuh dalam kebaikan dan kesungguhan yang semu, melainkan menjadi manusia yang baik. Demi Kristus Tuhanku Amin
Source : Mike Murdock
Tidak ada seorang pun yang sungguh-sungguh mengenal kita
Kita renungkan ini sebentar. Hampir setiap orang dalam hidupnya sibuk dengan dirinya sendiri. Karena itu, kita lebih banyak mengetahui tentang diri sendiri daripada orang lain yang akan kita jumpai. Kita jangan melupakan ini. Yang sungguh menentukan dalam hidup kita bukan kata orang tentang kita. Yang penting itu apa yang kita yakini tentang diri kita.
Yesus difitnah. DIA dituduh palsu. Mereka mengatakan bahwa DIA dikuasasi oleh setan. Banyak sekali tuduhan yang dilemparkan seperti batu kepada Yesus setiap hari dalam hidup-NYA, tetapi DIA tidak pernah terpengaruh oleh itu.
Yesus mengetahui sungguh-sungguh tentang diri-NYA.
DIA yakin akan diri-NYA.
DIA yakin akan hasil karya-NYA.
DIA mengetahui bahwa mereka yang menuduh DIA itu bodoh, tidak terpelajar dan sombong. DIA tahu bahwa mereka takut pada-NYA.
Orang selalu menolak sesuatu yang tidak mereka mengerti. Pikiran selalu akan membenci apa yang tidak dapat ditangkap. Perang pecah karena ketidaktahuan dan ketakutan.
Sepanjang sejarah umat manusia, para pahlawan selalu dijelekkan dan dilecehkan namanya. Tuduhan dan fitnah dilontarkan terhadap para pemimpin politik dan menteri. Itulah hidup.
Daniel difitnah seakan-akan dia memperkosa isteri majikannya. Paulus dituduh menghasut rakyat melalui kebencian dan perpecahan di antara umat beragama.
Yesus tidak pernah meminta-minta agar mereka percaya kepada-NYA.
DIA mengetahui bahwa kepribadian yang utuh tidak dapat dibuktikan, namun dapat dikenali dan dirasakan.
DIA tidak menyia-nyiakan waktu dengan mengkritik.
DIA memusatkan perhatian-NYA kepada tujuan-Nya.
DIA selalu diteropong oleh orang .
Mereka menuduh Yesus dikuasai setan ! DIA tidak ambil pusing. DIA tetap mengusir setan ( Mat 12:24 ).
Yesus tidak pernah berusaha supaya “ kelihatan baik “. DIA sungguh-sungguh baik.
DIA tidak berbuat supaya tampak jujur. DIA sungguh-sungguh jujur.
DIA tidak berjuang untuk memiliki nama baik. DIA adalah orang yang mempunyai kepribadian.
Setiap orang yang sukses ingin dicintai dan dikagumi, tetapi musuh dan pengkritik selalu ingin agar nama baik kita tercemar dan cacat. Kita harus mengatasi situasi seperti itu. Jangan sampai kita terpengaruh oleh pembicaraan orang lain tentang kita, sehingga kita mengubah pendirian kita. Pendirian kita jangan sampai terpengaruh.
Yesus tidak pernah berbuat demikian.
DOA
Aku memohon ya Tuhan, Agar aku jangan menghabiskan waktu Untuk mempertimbangkan apa yang dikatakan orang lain tentang diriku. Aku bersyukur kepada MU atas kekuatan dan kesetiaanku Sehingga aku tidak jatuh dalam kebaikan dan kesungguhan yang semu, melainkan menjadi manusia yang baik. Demi Kristus Tuhanku Amin
Source : Mike Murdock

No comments:
Post a Comment