Saturday, October 25, 2008

Prayer Therapy

Doa berawal dari hati yang gelisah.
Dengarkanlah gejolaknya.

Doa adalah suatu kerinduan terhadap rumah kita yang sebenarnya.
Ikutilah bimbingannya.

Doa itu seperti kebun.
Peliharalah, maka doa akan berbuah.

Jangan khawatir tentang kata-kata atau rumusan.
Doa adalah mendengarkan.

Doa bisa dilakukan dengan berbagai cara.
Lakukanlah sesuai dengan cara Anda sendiri.

Berdoalah selalu, tapi jadwalkan juga waktu khusus.
Roh, seperti halnya badan, membutuhkan latihan-latihan yang teratur.

Buatlah doa Anda pendek.
Cinta membutuhkan sedikit kata-kata.

Berdoalah di mana saja Anda berada.
Tuhan ada di mana-mana.

Bila Anda membutuhkan sesuatu, berdoalah.
Tuhan menghendaki yang baik untuk Anda.

Jika Anda menginginkan sesuatu, bertanyalah pada diri Anda sendiri, “ Apakah saya menginginkan hal yang dikehendaki Tuhan ? “
Tuhan menghendaki kebaikan sejati Anda.

Ingatlah : karya dan perjuangan Anda bukanlah hal yang tidak suci.
Berdoalah dan Tuhan akan datang kepada Anda.

Bila doa Anda menjadi kering dan rutin, teruskan saja.
Tanah yang kering-kerontang menyambut datangnya hujan.

Bawalah kemarahan Anda ke dalam doa.
Logam yang panas bisa dibentuk.

Bila Tuhan tampak jauh, berdoalah terus.
Cahaya memang bisa membutakan.

Bila Anda berdosa dan terus-menerus jatuh, berdoalah.
Tuhan tetap mencintai Anda.

Berdoalah bila Anda cemas.
Doa membuat segala sesuatu bisa dipikirkan dan dipertimbangkan secara sehat.

Bila, karena sesuatu hal Anda tidak bisa berdoa, bersantailah.
Keinginan untuk berdoa itu sudah merupakan doa.

Bila doa mengajak Anda untuk mengambil resiko, beranilah.
Tuhan akan mendukung Anda.

Bila Anda merasa sedih atau menyesal, menangislah.
Air mata adalah doa dari hati.

Jika Anda tidak menyukai seseorang, berdoalah untuknya.
Doa mengungkapkan Tuhan yang tersembunyi .

Bila Anda menerima kabar buruk, tegarlah.
Doa memberi cahaya.

Bila penyakit, usia, kepedihan, atau kecemasan merusak konsentrasi Anda, bersantailah.
Tuhan adalah seorang sahabat yang penuh pengertian.

Bila Anda mulai merasa maju dalam kehidupan doa, pikirkan sekali lagi.
Kehidupan Tuhan itu lebih dalam daripada perasaan atau pengalaman Anda.

Jika doa membuat Anda jadi pasif dan acuh tak acuh, itu bukanlah doa.
Doa sejati akan membuahkan kepedulian dan pelayanan.

Gunakanlah saat-saat tenang untuk berdoa.
Ketenangan menarik Anda kepada Sang Mahabesar.

Gunakanlah saat-saat ribut untuk berdoa.
Kegaduhan adalah hiruk-pikuk ciptaan yang mencari Tuhan.

Berdoalah bila Anda merasa kesepian.
Doa membuat Anda ditemani oleh para malaikat.

Bila hidup ini terasa kejam dan tak adil, berdoalah terus.
Tuhan adalah korbannya, bukan penyebabnya.

Sentuhlah kegembiraan dan kesusahan sahabat dan tetangga Anda.
Hidup dalam kebersamaan adalah doa bersama.

Bila hati Anda penuh dengan rasa syukur, biarkanlah demikian.
Roh Allah sedang berdoa di dalam diri Anda.

Bila Anda terpesona di hadapan Misteri, biarlah demikian.
Roh Allah sedang berdoa di dalam diri Anda.

Cakuplah seluruh dunia dalam doa Anda.
Perdamaian tergantung padanya.

Berdoalah dalam tidurmu.
Tidur adalah doa dari manusia yang merasa aman dalam cinta Tuhan.

Berdoalah di saat bangun tidur.
Setiap fajar menarik Anda lebih dekat kepada Cahaya.

Berdoa adalah bernafas.
Lakukanlah dalam-dalam dan Anda akan dipenuhi dengan kehidupan.

By : Keith McClellan, O.S.B & R.W. Alley

No comments: