Thursday, July 30, 2009

Apakah berkat terbesar yang dapat diterima oleh seseorang ?

Uang, kekayaan, mobil, atau pasangan yang good looking? Apa berkat terbesar bagi Anda sendiri?
Mungkin bagi Anda, itu adalah dikasihi.
Ya, itu adalah berkat terbesar yang bisa didapatkan oleh seseorang.
Dengan demikian, berkat terbesar yang dapat kita berikan pada orang lain tidak lain dan tidak bukan juga adalah kasih.
Di dalam kasih yang sempurna, ada banyak unsur-unsur yang mulia, di antaranya penerimaan apa adanya, keinginan untuk selalu memberi yang terbaik, juga kemauan untuk memaafkan dan meminta maaf.
Diampuni dan mengampuni merupakan dua hal yang selalu diperlukan manusia, terutama jika menyangkut hubungan dengan orang lain.

Lalu, bagaimana supaya kita bisa mengampuni ?
Jangan pernah membandingkan kesalahan siapa yang lebih besar !
Jika kita terus mempersoalkan hal ini, maka pertikaian takkan ada habis-habisnya. Hubungan akan tetap dingin dan kerukunan akan tetap berdiri jauh-jauh.
Jangan pikirkan apakah orang yang kita maafkan sudah menyesal atau belum !
Jika kita menunggu dia menyesal, maka itu adalah kebodohan kita sendiri. Iya kalau dia menyesal, bagaimana jika dia tetap tidak merasa salah, apa kita mau menunggu dia menyesal dulu baru kita melepas maaf?
Jangan pikirkan lagi hal-hal yang telah lalu, terutama hal-hal yang pahit !
Ada beberapa orang yang terus mengingat kesalahan orang lain, bahkan ketika orang itu sudah mati atau pindah ke kota lain. Hmmm, benar-benar wasting time untuk yang satu ini!Jangan pikirkan kenyamanan yang 'menipu'!
Beberapa orang berpikir bahwa dengan memaafkan, maka orang yang dimaafkan akan keenakan, sementara Andalah yang akan menjadi pihak yang menderita dan dirugikan.Pemikiran ini jelas salah karena memaafkan itu demi kebahagiaan kita sendiri. Setidaknya tidak akan ada lagi kemarahan yang menggerogoti sukacita kita bukan?

Setelah memaafkan, Anda tak perlu memaksakan diri untuk berhubungan lagi dengan orang yang telah melukai Anda.
Misalnya putus hubungan dan kontak dari mantan yang 'ringan tangan'. Namun, tentunya hal ini tidak berlaku untuk keluarga atau orang-orang yang jelas-jelas tak mungkin dipisahkan dari Anda.Selain itu, ada kalanya orang yang kita maafkan perlu tahu bahwa dia sudah dimaafkan, agar dia tidak terus terperosok dalam rasa bersalah.
Tunjukkan dengan sikap hangat bahwa Anda sudah memaafkannya.
Sikap Anda berbicara lebih kuat daripada kata-kata Anda.
Lalu, bagaimana untuk minta maaf ?
Minta maaf dengan tulus, tanpa embel-embel alasan atau pembelaan diri.
Hal ini lebih mudah diterima daripada jika Anda menyisipkan pembelaan diri di dalam permohonan maaf Anda. Saat seseorang terluka atas sikap Anda, dia tidak tertarik untuk mendengarkan penjabaran Anda. Dia hanya ingin mendengarkan pengakuan Anda bahwa Anda menyesal.
Jangan minta maaf dan memaksa untuk dimaafkan.
Mungkin saat Anda minta maaf, permintaan maaf Anda ditolak atau diabaikan. Jangan berkecil hati! Yang penting adalah Anda sudah berani mengakui kesalahan. Beri dia waktu untuk sembuh dari luka hatinya. Sedapat mungkin tetaplah bersikap ramah padanya.
Jangan pernah menyerah untuk mengampuni dan minta ampun, karena selama kita hidup, maka dua hal itu akan selalu ada, datang silih berganti dalam hidup kita. Semangat!!!



Read more...

TUHAN PERNAH BERBISIK ...

Ketika aku kirimkan padamu seorang teman, Aku tidak memberikan sesorang yang sempurna karena engkaupun tak sempurna. Aku mempertemukanmu dengan teman teman yang sama dengan mu, sehingga kalian dapat saling mengisi, berbagi dan bertumbuh bersama.

Jika kamu memancing ikan, ketika ikan itu terikat di mata kail, hendaklah angkat dan jagalah ia dengan baik. Janganlah sesekali kamu lepaskan ia begitu saja.... Karena ia akan sakit oleh karena ketajaman mata kailmu . Begitulah juga dalam kehidupan. Janganlah kamu banyak memberi banyak pengharapan kepada seseorang, bila memang rasa itu tak pernah ada.

Ketika kamu menyukai seseorang dan ia mulai menyayangimu, hendaklah kamu bisa menjaga hatinya. Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja. Karena ia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya selagi dia mengingat... ..

Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap pada takungannya dan janganlah menganggap ia begitu teguh, tapi cukupkan sebatas apa yang kamu perlukan. Karena bila sekali ia retak, akan sukar bagimu untuk menjadikannya kembali seperti semula. Akhirnya kamu akan kecewa dan ia akan dibuang.

Begitu juga jika kamu memiliki seseorang, terimalah seadanya. Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa. Anggaplah ia manusia biasa. Sehingga apabila sekali ia melakukan kesilapan maka akan lebih mudah bagi kamu untuk menerima ketidak sempurnaannya dan memaafkannya. Berbagilah kasih, berusahalah saling menerima dan peliharalah sifat mudah memaafkan, dengan demikian persahabatan menjadi lebih indah.

Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi yang pasti baik, putih dan sehat untuk dirimu, mengapa kamu harus berlengah dan mencoba mencari makanan yang lain ? Begitu juga ketika kamu bertemu dengan seorang yang membawa kebaikan kepada dirimu, menyayangimu, mengasihimu dengan tulus dan sepenuh hati, mengapa kamu harus berlengah dan mencoba membandingkannya dengan yang lain?.
Ingatlah, jangan pernah mengejar kesempurnaan, karena kelak, kamu akan kehilangan yang terbaik yang sudah kau raih dan kamu akan menyesal.
Ya Tuhan, terima kasih bisikan indahmu. Aku mohon ya Tuhan, ketika aku menyukai seorang teman, tolong ingatkanlah aku bahwa di dunia ini tak akan pernah ada sesuatu yang abadi. Pada masanya, segala sesuatu itu pasti akan berakhir. Sehingga ketika seseorang meninggalkanku, aku akan tetap kuat dan tegar karena aku bersama Yang Tak Pernah Berakhir, yaitu cinta mu ya Tuhan...
Orang bijak berucapMencintai seseorang adalah keharusanDicintai seseorang adalah kebahagiaanTapi dicintai oleh Sang Pencinta adalah segalanya.....
Good Bless you All

NN








Read more...